Gasak Tottenham Hotspur, Chelsea Duduki Puncak Klasemen Liga Primer
Tottenham Hotspur harus kalah di kandang mereka sendiri dari tim London lainnya Chelsea dengan skor 3-0 lewat gol Thiago Silva (49′), N’Golo Kante (57′) dan Antonio Rudiger (92′), Minggu (19/9) WIB.
Nuno Espirito Santo terpaksa tidak menurunkan Lucas Moura dan Steven Bergwijn di laga kali ini karena mengalami cedera pada pertandingan kontra Rennes di Liga Konferensi Europa.
Sementara itu, The Blues kehilangan Christian Pulisic yang masih cedera. Meski begitu, dengan tidak adanya pemain internasional Amerika Serikat tersebut tidak memengaruhi performa Chelsea.
Kekalahan ini membuat The Lilywhites kalah dengan selisih tiga gol berturut-turut untuk pertama kalinya sejak dua pertandingan pembuka musim 2011/12.
-3 – Spurs have lost consecutive Premier League matches by a 3+ goal margin for the first time since their opening two games of the 2011-12 campaign (0-3 vs Man Utd, 1-5 vs Man City. Backslide. pic.twitter.com/zE9NBKIeiq
— OptaJoe (@OptaJoe) September 19, 2021
Sementara hasil minor ini membuat pasukan Nuno duduk diperingkat ketujuh klasemen, dengan torehan sembilan poin dari lima pertandingan, The Blues berhasil merebut peringkat pertama klasemen Liga Primer dari tangan Liverpool.
Jual beli serangan terjadi sejak laga dimulai, namun hingga wasit meniupkan tanda turun minum, tidak ada gol yang tercipta.
Gol yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tiba. Bek tengah asal Brasil Silva mampu menyundul bola dengan sempurna, setelah memanfaatkan umpan silang dari Marcos Alonso di sisi kiri.
Skor yang dia cetak menjadikan Silva (36 tahun 362 hari) sebagai pemain The Blues tertua kedua yang mencetak gol di Liga Primer setelah Didier Drogba (37 tahun 49), yang mencetak gol ke gawang Leicester City pada April tahun 2015 lalu.
36 – Aged 36 years and 362 days, Thiago Silva has become the second-oldest Chelsea player to score in the Premier League behind only Didier Drogba, who scored against Leicester City aged 37 years and 49 days in April 2015. Twilight. pic.twitter.com/SiZIrlC90Q
— OptaJoe (@OptaJoe) September 19, 2021
Delapan menit berselang, tim asuhan Tuchel mampu menggandakan keunggulan. Kali ini lewat pemain pengganti Kante – yang baru tampil di awal babak kedua menggantikan Mason Mount.
Gelandang internasional Prancis tersebut mencoba spekulasi tendangan dari luar penalti, yang tak disangka mengenai bek Spurs Eric Dier. Bola pun berbelok dan membuat Hugo Lloris mati langkah.
Gol tersebut juga menjadi spesial bagi Kante, karena dia akhirnya mencetak gol pertamanya dalam 49 penampilan di Liga Primer, di mana dia terakhir kali mencatatkan namanya di papan skor pada November 2019, ketika The Blues berhadapan Manchester City.
49 – N’Golo Kanté has scored his first goal in 49 Premier League appearances, last netting against Manchester City in November 2019; three of his last four goals in the competition have come from outside the box. Wonderstrike. pic.twitter.com/zGXsK6z1RM
— OptaJoe (@OptaJoe) September 19, 2021
Setelah gol kedua, Nuno mencoba mengganti strateginya dengan memasukkan Oliver Skipp dan Bryan Gil untuk menambah kekuatan serangan mereka. Namun tampaknya itu tak berjalan dengan baik, malah mereka harus kebobolan lagi pada dua menit injury time berjalan.
Laga tersebut merupakan pertandingan bagi para bek Chelsea, dengan Antonio Rudiger menambah kebahagiaan timnya pada laga tersebut.
Pemain internasional Jerman itu menjebloskan bola ke dalam gawang Lloris dengan kaki kanannya setelah meneruskan umpan Timo Werner dari sisi kiri.